Penyebab Penyakit Jantung

Penyakit Jantung adalah salah satu penyakit mematikan yang membunuh 35% populasi di dunia tiap tahunnya. Menurut WHO, penyakit jantung berada di peringkat pertama penyebab kematian di dunia.

Penyebab utama dari penyakit jantung koroner sendiri adalah timbunan lemak yang menyumbat pembuluh darah jantung, sehingga pekerjaan jantung tidak dapat maksimal sebab darah yang berlari ke jantung akan semakin berkurang (Akibat fatalnya mudah terkena Serangan Jantung). Selain itu, kejadian seperti ini dapat menimbulkan Penggumpalan darah.

Selain dari pada itu semua ada beberapa faktor yang meningkatkan resiko penyakit Jantung, yaitu;

  • HIPERTENSI / TEKANAN DARAH TINGGI

Jika tekanan darah diatas 140/90 mmHg itu bisa disebut juga tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi sendiri berarti jantung akan bekerja lebih keras. Karena pemompaan darah yang tinggi akan membebani jantung dan pembuluh darah.

Makanan yang tinggi akan garam akan memicu Hipertensi.

  • KEBIASAAN MEROKOK

Perokok memiliki resiko 25% lebih tinggi terkena penyakit jantung. Zat kimia pada rokok seperti Nikotin, karbon monoksida, dan lainnya akan memacu jantung bekerja lebih cepat dan pastinya darah perokok tidak sehat seperti orang yang pasif rokok.

Kebiasaan merokok juga dapat menyebabkan penggumpalan darah yang menyebabkan penyakit jantung sering terjadi.

  • DIABETES

Diabetes menyebabkan pembuluh darah memiliki dinding yang tebal, sehingga sangat memungkinan untuk terjadi penggumpalan darah. Maka dari itu, penderita diabetes akan memiliki resiko lebih tinggi terkena serangan jantung.

  • JENIS KELAMIN

Penyakit jantung sendiri lebih banyak diderita oleh laki-laki dari pada perempuan. Dalam usia lebih dari 50 tahun, laki-laki dan perempuan akan memiliki resiko yang sama dalam mengalami serangan jantung.

  • KELEBIHAN BERAT BADAN / OBESITAS

Obesitas akan memicu terjadinya serangan Jantung, karena penyebab obesitas sendiri adalah lemak yang berlebihan di dalam tubuh. Lemak ini sendiri menjadi penyebab utama seseorang terkena serangan jantung.

  • USIA

Seiring dengan bertambahnya usia kondisi pembuluh darah yang elastis akan berkurang ke-elastisannya/ kaku. Tugas pembuluh darah juga tidak akan sebaik ketika muda. Maka dari itu, makin tua usia makin besar resiko.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *